SEMARANG – Setidaknya 10 ribu lebih masyarakat se Jateng mengikuti pelatihan Ayo Obah yang merupakan program unggulan calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said. Pelatihan digelar secara serentak di seluruh kecamatan se Jateng, Sabtu (2/6/2018). Antuias masyarakat sangat besar, dan mereka ingin menjadi wirausaha agar bisa meningkatkan perekonomian keluarga.

“Pelatihan digelar serentak, dan setidkanya ada 10 ribu masyarakat yang mengikuti gerakan Ayo Obah program Sudirman-Ida Fauziyah,” kata Ketua Tim Relawan Sudirman-Ida Fauziyah, Ali Khamdi.

Ia menambahkan, rogram itu digagas Sudirman – Ida Fauziyah Fauziyah untuk menekan angka kemiskinan di Jateng. Tidak hanya pelatihan, dan pendampingan, Ayo Obah juga menjanjikan bantuan permodalan sebagai salah satu bagian dari program kewirausahaan tersebut. “Program kewirausahaan Ayo Obah sudah mulai berjalan. Program ini sudah diawali dengan training of trainer yang sudah dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota. Seteleh kecamatan langsung merambah desa desa se Jateng,” ucapnya.

Program ini bertujuan membangun kewirausahaan di masyarakat. Program itu akan menjadi unggulan pasangan Sudirman-Ida. Gerakan Ayo Obah juga akan melahirkan program-program yang langsung bisa dirasakan masyarakat kalangan bawah. “Kami mendukung penuh gerakan ini, dan kami yakin di tangan Pak Dirman, Ayo Obah merupakan upaya untuk membuka peluang usaha rakyat,” tandasnya.

Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menjanjikan bantuan permodalan sebagai salah satu bagian dari program kewirausahaan Ayo Obah. Program itu digagasnya bersama pasangan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah untuk menekan angka kemiskinan, jika terpilih dalam Pilkada 2018. “Bantuan permodalan, anggarannya ada, kami juga akan gandeng Bank Jateng sebagai instrumen,” tambah Sudirman Said.

Selain itu, BUMN juga akan diikutsertakan melalui program-program CSR mereka. Sudirman menilai, jika pemerintah peduli maka akan banyak perusahaan yang ikut serta membantu. Pak Dirman mengajak masyarakat Jateng yang memiliki usaha kecil dan mikro, atau memiliki keinginan untuk menjadi pengusaha bergabung dalam program ini. Karena banyak manfaat yang akan didapat dari gerakan ini. “Program ini, merupakan upaya untuk mewujudkan janji kerja mengurangi tingkat kemiskinan dari 12,23 persen menjadi 6 persen, penciptaan lima juta lapangan kerja, serta melahirkan sejuta pengusaha perempuan (Setara) dalam waktu lima tahun,” tandasnya

Leave A Comment

%d bloggers like this: