SOLO – Calon Gubernur Nomor urut 2, Sudirman Said mengaku prihatin dengan kondisi politik yang terjadi saat ini. 20 tahun reformasi, cita-cita untuk bebas korupsi masih hanya sebatas wacana. Bahkan, Indonesia sekarang darurat korupsi karena sikap elit politik yang banyak tersandung kasus korupsi tersebut.

Tidak hanya itu, situasi politik di zaman ini jauh daribsistem politik yang digagas para pemimpin terdahulu. “Politik di masa lalu adalah satu krukunan, para manusia yang cerdas mengabdikan hidupnya untuk masyarakat” kata Pak Dirman dalam acara diskusi Refleksi “20 tahun Reformasi, memaknai Pancasila dan UUD’45 dalam menghadapi Indonesia Darurat Korupsi yang di adakan di Ralana Eatery, Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Sabtu (9/6/2018).

Pak Dirman menambahkan, pengabdian politik justru sebaliknya bukan kembali mengabdi kepada masyarakat. Tapi justru pengabdian ke kelompok atau individu lain. Bahkan, politik sekarang berkonsep kosong, karena mengabdi ke kelompok dan invidu tertentu. “Sangat ironis, sekarang semua hanya mementingkan kepentingan pribadi. Dan bahkan saling jegal dan sling adu pukul untuk mendapatkan keuntungan pribadi,” ujarnya.

Tujuan bernegara adalah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Tak terkecuali di Jawa Tengah yang mayoritas merupakan petani dan nelayan. Tapi nyatanya, 20 tahun reformasi cita-cita menciptakan keadilan sosial, belum terwujud. “Saya berkeliling di semua daerah se Jateng. Hasilnya, petani, guru honorer, nelayan, para buruh dan semua element sengsara. Tak ada keadilan sosial untuk semua,” ucapnya.

Pak Dirman juga mencontohkan, salah satu bentuk belum terwujudkan keadilan sosial adalah kemiskinan di Jawa Tengah yang masih sangat tinggi. Dan ia berjanji lewat 22 janji kerja yang sudah dicanangkan, akan mengentaskan kemiskinan dari 12,23% menjadi 6%, kemiskinan tinggi. “Kenapa kemiskinan besar, karena tingkat korupsi di Jateng juga tinggi. Jadi pilihkan pemimpim yang bersih dari korupsi,” janji Pak Dirman.

Bersaman Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet, Sudirman Said menegaskan untuk terakhir kalinya bahwa politik akan kembali pada nilai-nilai luhurnya, “Kita akan kembalikan lagi politik pada nilai luhurnya. Saya bersama Mbak Ida berjanji mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi,” tambahnya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: