CILACAP – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menegaskan, ekonomi keluarga masyarakat di provinsi ini harus kuat.

Menurut Ida, situasi itu sangat penting, demi menjaga generasi penerus ke depan agar tidak lemah.

“Jangan sampai generasi penerus lemah. Kenapa ekonomi keluarga harus kuat? Karena orang tua itulah yang diberi amanah untuk membentuk generasi penerus yang kuat,” ujar Ida disela-sela Mujahadah dan Pengajian Ahad Pagi, di Cilacap, Minggu (27/5).

Atas dasar itu, jelas pendamping Sudirman Said dalam Pilgub Jateng ini, dirinya berkomitmen untuk menguatkan ekonomi dalam keluarga tersebut. Salah satunya dengan menumbuhkan wirausahawan-wirausahan perempuan.

“Program pak Sudirman Said bersama saya adalah membentuk 1 juta wirausahawan di Jawa Tengah ini dalam waktu lima tahun,” terangnya.

Program itu, jelas Ida, juga menjadi salah satu cara untuk menekan angka kemuskinan di provinsi ini. Saat ini angka kemiskinan di Jateng mencapai 12,23 persen.

“Kita menargetkan angka itu bisa turun menjadi 6 persen dalam waktu lima tahun,” sebutnya.

Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini menegaskan, kaum ibu menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan.

“Bukan hanya gubernur dan wakil gubernur yang penting. Masyarakat juga sangat penting,” bebernya.

Meski masih kapasitas calon, lanjut Ida, langkah untuk merealisasikan hal tersebut sudah dilakukan. Selama ini, timnya sering memberikan pelatihan berbagai bidang wirausaha kepada masyarakat.

“Pertengahan Ramadan ini juga akan kita lakukan. Silakan hubungi panitia untuk pendaftaran dan pengelompokan bidang yang akan diikuti,” jelasnya.

Selain penguatan ekonomi perempuan, Ida juga ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat di provinsi ini.

“Membangun insfrastruktur itu penting. Tapi yang jauh lebih penting adalah membangun orang-orang yang membangun insfratruktur tersebut,” tandasnya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: