BREBES – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah mengajak sejumlah ibu-ibu yang memiliki anak balita untuk aktif ikut Posyandu.

Hal itu disampaikan Ida saat menyapa sejumlah ibu-ibu warga Desa Tengki, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Minggu (15/4) malam.

Di Desa tersebut, Ida mengunjungi dua kepala keluarga yang memiliki anak dengan pertumbuhan badan dibawah ideal.

Pertama, Ida mengunjungi keluarga Karyono-Dewi Setiani. Keluarga tersebut memiliki anak berusia 10 bulan, bernama Farid Atala Ramadan dengan berat badan 6,6 kg.

Kepada Karyono dan keluarganya, Ida menyarankan agar sering datang ke kegiatan Posyandu. Sehingga pertumbuhan dan kondisi anaknya terus terpantau.

“Kalau makanan, untuk Ibu juga harus lebih diperhatikan, karena sedang memberikan ASI,” kata Ida.

Soal makanan, Dewi mengaku hanya makan seadanya meski sedang memberikan air susu ibu. Sebab makanan yang dikonsumsi tergantung dari penghasilan suaminya yang belum menentu. “Yang penting asal ada yang bisa dimakan. Seadanya saja,” katanya.

Farid, kata dia, merupakan anak kedua dari pasangan tersebut. “Anak yang pertama sudah kelas 5 SD,” sebutnya.

Selanjutnya, Ida mendatangi keluarga Rodiyah. Perempuan ini memiliki anak yang pertumbuhannya tidak normal, bernama Imrotun berusia 10 tahun.

Anak ketiga Rodiyah tersebut kondisi kakinya juga kurang normal. “Sebenarnya sudah sering terapi ke rumah sakit,” katanya.

Imrotun, kata Rodiyah, lahir prematur yakni saat usia kandungan 8 bulan. Penanganan sudah dilakukan sejak lahir. “Kalau diajak komunikasi bisa nyambung, tapi untuk kesana-kemari harus digendong,” jelasnya.

Menurut Ida, kesehatan masyarakat menjadi elemen penting dalam pembangunan. Jika masyarakatnya sehat semua maka pembangunan akan maksimal.

Leave A Comment

%d bloggers like this: