KENDAL – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah memberikan apresiasi kepada warga Pegandon, Kabupaten Kendal, Muhtadin.

Apresiasi itu disampaikan Ida, saat berkunjung ke kediaman Muhtadin yang sehari-hari memproduksi rambak, Minggu (8/4) malam.

Menurut Ida, apa yang dilakukan Muhtadin menjadi bagian membangun perekonomian masyarakat. Muhtadin sendiri memiliki 13 pekerja, yakni dari keluarga dan tetangganya.

“Tentu sosok-sosok seperti ini harus mendapat apresiasi, karena telah membantu memajukan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ida Fauziyah.

Muhtadin mengatakan, rambak tersebut terbuat dari kulit sapi dan kerbau. Untuk bahan baku, menurutnya pasokan dari Jawa Tengah sangat minim.

“Hanya musim-musim tertentu saja lumayan gampang diperoleh. Satu sisi kita ingin setiap hari produksi,” jelasnya.

Atas dasar itu, kata dia, dirinya mengandalkan pasokan kulit sapi dan kerbau dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Dari Sulawesi yakni Toraja juga kita andalkan untuk memasok bahan baku,” katanya.

Untuk bahan baku dari Toraja, jelas dia, rasanya lebih renyah, karena berasal dari kulit kerbau jantan. “Untuk pesan dari luar Jawa juga gampang, cukup dengan kontak dengan WhatsAp sudah bisa dikirim,” bebernya.

Untuk pemasaran, jelas dia, masih di wilayah Kendal saja. Sedianya, jelas dia, sejumlah minimarket berjaring telah mengajak kerja sama.

“Tapi kita belum berani, karena bahan baku untuk produksi jelas harus banyak dan stabil. Jadi kita belum berani,” jelasnya.

Dengan pemasaran biasa saja, kata dia, dirinya sering kewalahan. “Apalagi kalau Lebaran. Jadi untuk yang minimarket berjaring tadi masih belum bisa kita penuhi,” tandasnya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: