KENDAL – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah menghadiri pengajian Ahad Pagi, di Weleri, Kendal, Minggu (8/4).

Selain mendengarkan ceramah, Ida juga bersilaturahmi dengan ratusan jamaah yang ikut dalam pengajian yang digelar PD Muhammadiyah Kendal tersebut.

Dalam pengajiannya, Ustadz Ihsan Intizam menceritakan tentang perjuangan Tholut mengalahkan Jalut. Meski pasukan Tholut sangat kecil, bisa mengalahkan Jalut yang memiliki pasukan yang lebih besar.

“Tholut dibantu sosok pemuda yang cerdas, dan berani, yakni nabi Daud alaihissalam,” ujarnya.

Kisah itu, kata dia, menegaskan bahwa apapun bisa terjadi. Termasuk, jumlah yang sedikit bisa mengalahkan yang banyak.

“Kuncinya sabar, kumpul jadi satu, dan kerja sama. Lalu Allah memberikan pertolongan, maka tidak ada hal yang tidak mungkin,” jelasnya.

Ihsan juga mengajak jamaah tidak golput dalam Pilgub Jateng 2018. Menurutnya, memilih pemimpin itu sangat penting, utamanya yang Islami.
Dia juga berharap Ida bisa kembali mendatangi pengajian tersebut.

“Tapi sudah bukan sebagai calon. Melainkan sudah jadi wakil gubernur,” katanya.

Sementara itu, Ida Fauziyah mengucapkan terima kasih telah diberi kesempatan bersilaturahmi dengan jamaah pengajian.

Menurut Ida, pengajian yang sering digelar kelompok masyarakat sangat penting dalam membangun Kendal, maupun Jawa Tengah.

“Dengan pengajian, kita tambah ilmu agama. Tambah pula pengetahuan sosial, hingga politik,” katanya.

Pengajian, jelas mantan ketua umum Fatayat ini, juga menjadi bagian mencerdaskan kehidupan bangsa. “Hal ini tentu sangat penting bagi semua. Karena membangun itu bukan sekadar fisik, batiniyah juga perlu dibangun,” jelasnya.

Dalam pengajian itu, pendamping Sudirman Said ini juga didampingi sejumlah anggota Fatayat dan Muslimat setempat.

Usai pengajian, Ida meninjau dan berdialog dengan panitia pembangunan RS Aisyiah milik PD Muhammadiyah, di Kecamatan Kangkung, Kendal.

Ida juga mengapresiasi pembangunan RS tersebut, karena bisa menambah fasilitas kesehatan bagi masyarakat. “Yang milik negara masih belum mencukupi. Jadi keberadaannya tentu bisa membantu negara dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tegasnya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: