BOYOLALI – Sejumlah warga Desa Teter, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali berharap Ida Fauziyah menerapkan kebijakan yang memberi manfaat pada petani jika terpilih sebagai wakil gubernur Jawa Tengah.

Salah satu warga setempat Widodo mengatakan, mayoritas masyarakat di desanya berprofesi sebagai petani. “Jangan sampai malah menyusahkan,” ujarnya saat berdialog dengan Ida Fauziyah di desa setempat, Minggu (29/4).

Selain perhatian kepada petani, Widodo juga meminta Ida memberi perhatian kepada TPQ dan madrasah diniyah (madin). “Di Desa ini banyak masyarakat yang selenggarakan pendidikan TPQ maupun Madin. Mayoritas biaya sendiri,” terangnya.

Tokoh masyarakat Blagung, Simo, Sukiman Maksum mengatakan di daerahnya gagal panen. “Karena kekurangan air, akibat tidak ada pompa. Mohon ini juga jadi perhatian ibu Ida ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu Ida Fauziyah mengatakan, sebagai pahlawan pangan seharusnya para petani mendapat perhatian lebih.

“Petani ini sudah mengolah bibit menjadi padi, kemudian beras, untuk dikonsumsi. Kita semua bisa bertahan hidup karena mengkonsumsi beras,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ida menanyakan soal mereka mendapatkan pupuk. “Gampang atau sulit pak?” tanya Ida. Serentak mereka menjawab kata “sulit”.

Ida juga menanyakan apakah mereka sudah memiliki kartu tani. Mereka pun menjawab sudah mempunyai. “Lalu bisa gampang dapat pupuk atau masih sulit,” tanya Ida lagi. Mereka pun mengatakan serempak, bahwa masih sulit mendapat pupuk.

Mendapat jawaban itu, Ida pun menegaskan bahwa kesulitan petani mendapatkan pupuk meski sudah memiliki kartu tani bukan hoaks atau berita palsu.

“Karena saya mendengar langsung kesulitan itu dari beberapa daerah, termasuk di Boyolali ini,” terangnya.

Ida pun menegaskan, dirinya bersama Sudirman Said maju dalam Pilgub Jateng 2018 dalam upaya memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah.

“Soal pertanian, saya dan pak Sudirman Said punya program petani mukti, salah satunya untuk mengatasi kesulitan petani mendapatkan pupuk,” bebernya.

Mengenai TPQ dan madin, Ida menyatakan memiliki komitmen untuk memperhatikannya. “Karena keberadaannya juga telah berkontribusi membentuk pendidikan karakter anak-anak kita,” tandasnya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: