REMBANG – Ida Fauziyah diminta tak meninggalkan sikap welas asih, jika nantinya terpilih sebagai wakil gubernur Jawa Tengah.

Pesan itu disampaikan pengasuh Ponpes Ma’hadul Ilmi Syar’i (MIS) KH Roghib Mabrub saat menerima silaturahmi Ida Fauziyah di kediamannya, Jumat (25/5).

Menurut Kiai Roghib, kekuasaan yang dilandasi sikap welas asih, akan berujung kepada kebaikan.

“Karena sejatinya mereka yang berkuasa dan tetap welas asih kepada semua adalah mereka yang terus mengingat dan takut kepada Sang Pencipta,” jelasnya.

Kiai Roghib pun berharap, jika nantinya terpilih, Sudirman Said – Ida Fauziyah harus membuat perbedaan. “Jangan sama dengan yang sebelum-belumnya, harus berbeda yang lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, kekuasaan yang diperoleh, kata Kiai Roghib juga harus benar-benar terjaga dari tindakan negatif. “Jangan sampai malah korupsi yang merugikan masyarakat banyak,” tegasnya.

Di Karangmanu, Kecamatan Sarang, mantan ketua umum Fatayat ini juga bersilaturahmi dan mohon doa restu dengan pengasuh Ponpes Al Amin KH Fathur Rohman Ali.

Kepada Ida, Kiai Fathur juga berpesan agar Ida terus berdoa untuk mencapai hajatnya. “Namun doa juga harus disertai dengan ikhtiar. Keduanya harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Di Sarang Ida juga bersilaturahmi dan mohon doa restu dengan Ponpes Mahjar al Amin, Karangmangu, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang KH Taufiqurrohman,

Ida Fauziyah mengatakan, silaturahmi serta mohon doa restu dengan para ulama memberikan energi tersendiri baginya.

“Banyak hal yang saya dapatkan dari bersilaturahmi dengan para ulama ini,” ujarnya.

Selain nasihat, lanjut Ida, dirinya juga memperoleh doa dari para orang alim tersebut.

“Doa dari mereka tentu untuk kebaikan saya dan kita semua,” terang ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini.

Leave A Comment

%d bloggers like this: