SEMARANG – Calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah mendorong kaum perempuan untuk aktif berolahraga.

“Karena dengan olahraga, badan sehat. Dengan sehat maka aktifitas apapun bisa maksimal,” ujar Ida disela-sela acara Pekan Olahraga Perempuan (POP) Fatayat NU di Kota Semarang, Sabtu (5/5/2018).

Pembina PP Fatayat NU ini menambahkan, jika perempuan sehat maka aktifitas di lingkungannya akan baik. “Mulai dari urusan di keluarga semisal merawat anak, atau pula bagi mereka yang bekerja di luar rumah,” terangnya.

Atas dasar itu, Ketua Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini juga mendorong kegiatan seperti ini terus bergulir. “Kalau perlu sampai tingkat-tingkat desa, sehingga semua kaum perempuan juga melakukan olahraga,” tegasnya.

Membudayakan berolahraga bagi kaum perempuan, lanjut Ida, juga bisa berdampak pada generasi penerus. “Karena ibunya suka olahraga, kemudian mendorong anak-anaknya berolahraga sesuai bidang kemampuannya, bisa saja akan memunculkan atlet-atlet baru bagi daerah, hingga negara,” sebutnya.

Potensi ini, terang Ida, akan berimbas pula pada kemajuan olahraga ke depan. “Jika selanjutnya mereka berprestasi tinggi, maka juga akan membawa nama harum bangsa ini,” ujarnya.

Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini mengatakan, POP di Semarang ini digelar untuk provinsi Jawa Tengah dan DIY.

“Nanti berlanjut ke provinsi-provinsi yang lain,” jelasnya.

POP, jelas dia, diikuti 16 kontingen kabupaten/kota. Sehingga total atlet yang akan bertanding sebanyak 400 orang. “Adapula official sekitar 250 orang,” bebernya.

Ajang ini mempertandingan 3 cabang, yakni Bola Voley, Bulu Tangkis, dan Gobak Sodor. “Kegiatan ini juga kita harapkan menjadikan perempuan tak hanya pintar di forum, namun juga di lapangan,” katanya.

POP berlangsung pada 5-9 Mei 2018. Acara di Semarang, resmi dibuka oleh Menpora Imam Nachrowi.

Leave A Comment

%d bloggers like this: