MAGELANG — Anak-anak dari keluarga miskin tetap harus memiliki akses pendidikan. Pemerintah harus menyediakan anggaran yang cukup agar anak-anak tersebut bisa mengenyam pendidikan yang baik.

“Jangan sampai ada anak Jateng yang tidak bisa sekolah karena tidak punya biaya. Semua anak di Jateng harus bersekolah,” kata Pak Dirman usai mengunjungi Mamat di kampung Tidar, Magelang, Minggu (1/4).

Mamat adalah pengamen cilik yang sempat diamankan Satpol PP karena mengamen di jalan raya beberapa waktu lalu.

Ahmad Choirul Roziqin, begitu nama lengkap Mamat, terpaksa harus mengamen di jalan untuk bertahan hidup. Ayahnya sudah tiada. Ibunya tidak bisa lagi bekerja mencari nafkah setelah stroke menyerangnya. Kini, sang Ibu hanya bisa tinggal di rumah.

Guna bertahan hidup Mamat terpaksa harus mengamen di jalan. Ia juga terpaksa harus berhenti sekolah begitu lulus SD. Cita-citanya untuk menjadi Nakhoda terpaksa disimpannya jauh di angan-angan.

Pak Dirman membaca kisah Mamat ini di media. Terketuk dengan perjuangan Mamat, bocah kecil yang harus berjuang menghidupi keluarga, cagub Jateng nomor urut 2 ini membulatkan tekad untuk mengunjungi Mamat.

Pak Dirman teringat masa kecilnya yang juga hidup susah. Atas bantuan oranglah Pak Dirman tetap bisa sekolah. Bisa mengenyam pendidikan yang cukup sehingga mengantarkannya pada kondisi saat ini.

“Masa kecil saya juga susah seperti Mamat ini. Pendidikanlah yang merubah nasib saya. Karena itu anak-anak seperti Mamat harus diberi akses agar bisa tetap sekolah,” ujarnya.

Pendidikan, lanjut Pak Dirman, merupakan salah satu cara untuk memutus rantai kemiskinan. “Saya contohnya. Karena memperoleh pendidikan yang baik, saya bisa mengentaskan keluarga saya dari kemiskinan,” kenang Pak Dirman.

Karenanya jika terpilih sebagai pemimpin Jateng kelak, Pak Dirman akan mengalokasikan dana yang cukup untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin agar bisa tetap sekolah.

“Saya memiliki prioritas membangun manusia. Dan pendidikan merupakan sarana yang sangat baik untuk membangun manusia,” jela dia.

Pendidikan, lanjut Pak Dirman, bisa menjadi tangga untuk menaikkan taraf hidup masyarakat. Dan kemiskinan di Jateng bisa dipangkas dengan pendidikan.

Leave A Comment

%d bloggers like this: