Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said mengatakan bahwa korupsi merupakan budaya kuno dan pasti akan ditinggalkan. Hal tersebut disampaikan pasangan Ida Fauziyah itu di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Sultan Agung Semarang, Rabu (14/3).

Pak Dirman memaparkan terdapat tiga pokok syarat kepemimpinan yang akan mencapai keberhasilan. Tiga hal tersebut, menurut Pak Dirman menjadi indikator khusus untuk apapun tugas yang diberikan. Yakni kejujuran, kompetensi dan keberanian.

“Kalau ini terus dijaga, maka tidak perlu khawatir profesi apapun akan selalu mendapatkan kesempatan untuk terus berbuat baik,” katanya.

Pak Dirman menegaskan bahwa semakin marak ekspresi keprihatinan masyarakat terkait korupsi, karena begitu sulitnya pemberantasannya.

“Tapi kita tidak boleh putus asa. Saya yakin, bukan korupsi yang semakin banyak, tapi pengungkapannya yang akan semakin banyak,” katanya.

Kalau dulu, katanya, banyak kasus tidak terungkap. Namun saat ini, kata Pak Dirman, dengan kekuatan teknologi dan media sosial perbuatan korup semakin sulit dan wilayahnya semakin sempit.

“Sudahlah, korupsi itu masa lalu. Ibaratnya, nanti orang korupsi seperti naik sepeda motor. Dulu banyak yang tidak mengenakan helm. Tapi sekarang Keluar rumah harus pakai helm. Sekarang itu otomatis, jadi budaya. Dan korupsi akan menjadi seperti itu. Korupsi itu kuno dan harus ditinggalkan,” katanya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: