BANYUMAS — Calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menegaskan, penciptaan lima juta lapangan kerja merupakan program yang bisa direalisasikan. Bukan sekedar program pemikat pemilih tanpa bisa diwujudkan.

“Ini bukan sekedar program pemikat agar saya dipilih. Ini program yang jika saya terpilih in syaa Allah bisa diwujudkan,” kata Pak Dirman saat mengunjungi sentra produksi gula semut di Desa Semedo, Kecamatan Pekuncen, Banyumas, Jateng, Minggu (22/4/2018).

Pak Dirman mencontohkan Desa Semedo yang menghasilkan satu ton gula semut per hari mampu menyerap 33 tenaga kerja. “Saat ini produksinya ingin ditingkatkan menjadi tiga ton per hari, sehingga tenaga kerja yang dibutuhkan tiga kali lipat,” terang Pak Dirman.

Jika tiap desa mampu menciptakan 100 lapangan kerja saja per tahun, lanjut Pak Dirman, maka akan ada lebih dari 800 ribu lapangan kerja per tahun . Namun dengan 22 jenis pekerjaan yang ada, Pak Dirman meyakini setiap tahun akan ada lebih dari 100 lapamgan kerja yang tersedia di setiap desa di Jateng.

Pak Dirman tidak mau ambil pusing dengan keraguan sejumlah pihak akan programnya tersebut. Programnya dianggap mustahil bisa direalisasikan.

“Rekam jejak saya memperlihatkan saya bisa mewujudkan hal-hal yang semula dianggap tidak mungkin. Misalnya, membubarkan mafia migas.

“Dulu itu dianggap mustahil. Tapi nyatanya bubar juga mafia migas,” sebut dia.

Kuncinya adalah ketekunan dan kebersihan pemimpinnya. Kalau pemimpinnya bersih, tekun, bekerja hanya untuk kepentingan rakyat, hal-hal yang dianggap mustahil bisa diselesaikan.

Leave A Comment

%d bloggers like this: