KUDUS – Posisi petani harus benar-benar diposisikan sebagai pahlawan. Sebab keberadaannya menopang kondisi pangan masyarakat.

“Jangan sampai petani dibuat susah, dan bingung karena kesulitan mencari pupuk,” ujar calon wakil gubernur Jawa Tengah Ida Fauziyah saat hadir dalam konsolidasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kudus, di Kudus, Kamis (8/3).

Mantan ketua umum Fatayat ini menyatakan, selama ini petani punya semangat untuk menanam. “Sayang semangat, dan semangat jadi hilang karena susah mencari pupuk,” bebernya.

Kondisi itu, kata Ida, harus segera dibenahi. Bersama Sudirman Said dirinya sudah menyiapkan program petani mukti. “Program ini memberikan jaminan ketersediaan pupuk melalui pemangkasan mata rantai distribusinya,” paparnya.

Selain memudahkan petani dalam urusan pupuk, dirinya juga mengusung apresiasi kepada para petani, seperti menyiapkan dana pensiun, hingga memberikan besasiswa kepada anak-anak petani.

“Anak-anak petani juga punya kesempatan mendapatkan pendidikan tersebaik,” tegasnya.

Selain petani, Ida juga menyatakan sudah berkomitmen mengentaskan angka kemiskinan dari 12 persen menjadi 6 persen.

“Banyak yang mempertanyakan program ini karena dinilai nekat. Memang harus nekat, dan siap bekerja keras jika memimpin Jawa Tengah,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Tengah KH M Yusuf Chudlori mengatakan, sosok Ida Fauziyah sudah terbukti kapasitasnya. “Beliau juga siap memikirkan kaum santri, madarasah, perempuan maupun wong cilik,” tandasnya.

Leave A Comment

%d bloggers like this: