RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Bakal calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah terus melakukan silaturahmi dengan sejumlah kiai dan tokoh masyarakat di berbagai daerah. Kesederhanaan tetap terlihat dalam diri mantan Ketua Fatayat NU tersebut. Hal itu terlihat dari sikap Ida yang tidak canggung makan di sebuah warung di kawasan Pujasera, Kabupaten Kudus.

Warung itu menjajakan makanan pindang dan soto. Ida pun sangat menikmati santapan pilihannya, yakni pindang dengan nikmat dan tanpa rasa sungkan. “Makanannya sangat enak,” katanya.

Tidak hanya sekedar makan, Ida sempat ngobrol dengan sejumlah pedagang. Bahkan, di Pujasera tersebut, para pedagang juga sudah mengenal siapa Ida. Mereka paham Ketua Lembaga Ketahanan Keluarga (LKK) PBNU ini merupakan calon wakil gubernur Jateng, pendamping Sudirman Said. Usai makan, Ida juga membeli 4 kg buah duku dari pedagang yang menjajakan dagangannya di lesehan kawasan Pujasera. Buah itu asli hasil bumi dari Desa Sumber, Kecamatan Mejobo.

Kesederhanaan Ida juga terlihat ketika perjalanan ke Jepara. Ia berhenti di sebuah lapak penjual buah durian, di kawasan Pecangaan, Jepara. Disitu Ida juga menyantap dengan nikmat buah durian yang dibelahkan pedagang. “Saya dan Pak Dirman memang akan berkomitmen bahwa APBD pro wong cilik, pro santri, dan pro perempuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ida Fauziyah silaturahmi ke Kudus dan Jepara. Di Kudus, silaturahmi diawali dengan berkunjung ke kediaman ulama kharismatik KH Sya’roni Ahmadi. Setelah itu melakukan silaturahmi dengan pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus. Ida juga mengatakan, silaturahmi kepada kiai dan tokoh masyarakat ini bagian dari upayanya untuk berbelanja aspirasi. “Saya juga butuh masukan dari berbagai pihak,” tuturnya.

Silaturahmi bagi Ida, menjadi sebuah amunisi yang kuat dalam upayanya mengabdi untuk Jateng. Ida mengatakan, dirinya yang maju karena ingin mengabdi, baik posisi apapun, maupun dimanapun. “Silaturahmi ini juga membawa berkah tersendiri,” tambahnya. (fth/ric)

Sumber : https://radarsemarang.com/2018/02/03/sederhana-tak-canggung-makan-di-warung/

Leave A Comment

%d bloggers like this: