BREBES – Kakak Calon Gubernur nomor urut 2 Sudirman Said Mardhono menyambut kedatangan Sudirman Said ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Desa Tegalgelagah, Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes dengan tangisan haru.

“Tak dongak ke jadi le. Kebangetan temen wong kene seng ora milih kowe,”kata Mardhono sembari menangis saat menyambut Pak Dirman

Banyaknya warga yang berkerumun menjadikan rasa haru semakin terasa. Putra daerah yang tak disangka-sangka maju ke pilkada Jawa Tengah sebagai Calon Gubernur berdampingn denga Ida Fauziah.

“Saya dulu selalu berpesan pada dia untuk jangan masuk partai, jangan korupsi, jangan neko-neko” suara Mardhono terdengar ditengah isakannya.

“Lha ini saya diusung oleh partai mas, pripun?” Jawab Pak Dirman yang disambut gelak tawa warga

“Ya kalau partai pendukung ya gak papa yang penting jangan korupsi” timpal Mardhono

Mardhono adalah kakak dari Sudirman Said, beliaulah yang membiayai pendidikan Sudirman dan menjadi tumpuan keluarga karena memang ekonomi Mardhono lebih mencukupi.

Hiruk pikuk kegiatan Pak Dirman mengelilingi TPS ke TPS tak membuatnya lupa akan keluarga. Satu persatu teman-teman masa sekolah silih berganti ia salami, bahkan terlihat jelas Sudirman tidak lupa nama-nama temannya masa sekolah. Bahkan tak jarang warga menyetop iring-iringan mobil yang membawa Sudirman.

Suatu kebanggaan bagi warga Brebes, putra kelahiran Brebes maju sebagia wakil rakyat yang siap melayani rakyat.

Sebelumnya Pak Dirman juga mengajak kepada seluruh warga Jawa Tengah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Rabu (27/6/2018).

“Kepada seluruh warga Jateng ayo datang ke TPS, gunakan hak pilih kita. Karena hak pilih kita menuntun kita untuk menentukan pemimpin,”katanya dalam keterangan persnya Rabu (27/6/2018) di Brebes, Jawa Tengah.

Menurut Pak Dirman, pesta demokrasi yang telah mencapai puncaknya pada tanggal 27 juni ini menuntut seluruh warga Jateng untuk menentukan hak pilihnya.

“Memilih pemimpin adalah kewajiban yang harus dilaksanakan. Hak dan kewajiban harus berjalan imbang jika ingin memiliki pemimpin yang sesuai hati nurani maka sudah menjadi suatu keharusan untuk turut andil dalam pilkada,”jelasnya.

*Media Center Sudirman-Ida*

Leave A Comment

%d bloggers like this: